Untuk Menjaga Dana Desa, Program Magister Akuntansi ULM adakan Pelatihan Keuangan Desa Di Kecamatan Alalak

Besarnya anggaran yang dikelola oleh desa saat ini mendorong pihak akademisi untuk membatu dalam pengelolaan keuangan di Pemerintahan Desa, salah satunya Universitas Negeri terbesar di Kalimantan Selatan yaitu Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Program Magister Akuntansi yang mengadakan pelatihan pengelolaan keuangan bagi 15 desa di Kecamatan Alalak sebagai bentuk pengabdian untuk masyarakat, Senin (23/10/2017).
Berdasarkan UU Republik Indonesia Nomor 6 tahun Tahun 2014 tentang Desa menyatakan bahwa Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban desa yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban. selain itu hak dan kewajiban dapat menimbulkan pendapatan, belanja, pembiayaan desa dan pengelolaan keuangan desa.

Pembelajaran pengelolaan keuangan desa ini bertujuan agar peserta dapat ;
1. mengetahui definisi keuangan dan aset desa
2. memahami azas – azas dan prinsip – prinsip pengelolaan keuangan desa
3. memahami kekuasaan pengelolaan keuangan desa
4. memahami pengelolaan alokasi dana desa
5. memahami mekanisme pencaiaran alokasi dana desa
6. memahami pelaksanaan kegatan alokasi dana desa

Acara di buka oleh Ibu Sudiarti, S.Sos Selaku Sekretaris Kecamatan Alalak dan bertindak sebagai narasumber pada pelatihan pengelolaan keuangan ini adalah Dr, Wahyudin Nor Se, Ak. M.Si, CA dan Muhammad Hudaya, SE, MM, Phd. yang juga merupakan Lektor Kepala pada Program Magister Akuntansi Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Salah satu Narasumber Bapak DR Wahyudin Nor, SE, AK, M.Si, CA memaparkan tentang sinkronisasi dokumen perencanaan desa dengan pembangunan daerah dan kebijakan pengelolaan keuangan desa dan tambahnya “Dalam mensinkronisasi dokumen perencanan desa dengan pembangunan daerah perlu memperhatikan kesamaan visi, misi, tujuan dan sasaran, arah kebijakan keuangan, strategi, program dan kegiatan, apabila adanya perbedaan visi, misi, tujuan dan sasaran, arah kebijakan keuangan, strategi, arah kebijakan, program dan kegiatan maka wilayah yang cakupannya kecil harus mengacu pada wilayah yang cakupannya besar” tegasnya.

Kegiatan juga diisi dengan diskusi tanya jawab seputar pengelolaan keuangan desa dan diharapkan dengan kegiatan ini pengelolaan keuangan desa khususnya 15 Desa di Kecamatan Alalak akan lebih baik lagi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.