Jalan Handil Bakti Segera diperlebar

Masyarakat Barito Kuala (Batola), khususnya yang bermukim di kawasan Handil Bakti Kecamatan Alalak boleh berbangga. Tak lama lagi mereka memiliki jalan berkelas internasional dengan lebar 23 meter serta dua lajur. Kepala Satuan Kerja Perlaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Provinsi Kalsel, melalui stafnya, Efansyah Supriadi mengatakan, jalan ini akan dibangun pada tahun 2017 ini juga.

“Memang pembangunannya dilaksanakan bertahap, dan untuk tahap I tahun 2017 ini akan dilaksanakan 500 meter yang dimulai dari Simpang 4 Handil Bakti ke arah Banjarmasin tepatnya dari kilometer 8.550 hingga 9.050,” katanya dalam Sosialisasi Paket Pembangunan Jalan Simpang Handil Bakti (Simpang Serapat) – Batas Kota Banjarmasin kepada pihak terkait, pedagang, dan masyarakat kawasan Handil Bakti, di Rumah Makan Pawon Tlogo, Selasa (28/02).

Kepala Satker Perwakilan Pelaksana Jalan Nasional (P2JN) melalui stafnya, Ari Febrianto menambahkan, jalan Simpang Handil Bakti – Batas Banjarmasin ini merupakan satu-satunya yang ada di Kalsel dan akan menjadi landmark-nya Banjarmasin yang bisa menjadi kawasan wisata.

“Paket pembangunan jalan ini nantinya akan dilaksanakan sepanjang 5 kilometer, pelebaran bundaran Simpang Handil Bakti 0,6 Km, pembangunan jalan Simpang Serapat – Km 17 by pass Banjarmasin (Km 23), dan penggantian Jembatan Alalak sepanjang 120 meter,” katanya.

Asisten Bidang Pembangunan Setda Barito Kuala (Batola), M Anthony menyatakan, sangat menyambut baik serta sangat mendukung rencana pembangunan jalan Handil Bakti ini. Mengingat dampaknya sangat besar bagi kemajuan dan perekonomian daerah maupun masyarakat seiring pesatnya kemajuan sekarang ini.

Hanya yang menjadi kendala, katanya, yaitu menyangkut tingginya nilai ganti rugi yang disiapkan. Sedangkan saat ini pusat banyak melakukan pengurangan anggaran, sehingga cukup menjadi beban bagi Batola.
Sehubungan itu, melalui pertemuan ini Anton mengharapkan pemikiran, terutama pihak Provinsi Kalsel guna memberi solusi terkait penyelesaian ganti rugi ini.

Sosialisasi Paket Pembangunan Jalan Simpang Handil Bakti (Simpang Serapat) – Batas Kota Banjarmasin ini juga berisi dialog dengan para pedagang, pemilik lahan, tokoh masyarakat dan berbagai lapisan. Dalam dialog terlontar beberapa pertanyaan terutama menyangkut ganti rugi lahan dan bangunan. Menanggapi itu, M Antony mengatakan, pemkab mempersiapkan pembebasan selebar 2 meter melalui biaya apprisial. Sedangkan ganti rugi yang diberikan hanya terhadap lahan atau tanah yang jelas bukti hak kepemilikannya. Sementara terhadap bangunan, diberikan hanya yang ber-IMB. Jika tidak,  pemerintah mempersilakan kepada pemilik membongkar sendiri bangunannya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.