Kejari Musnahkan Narkoba dan Sajam

Kejaksaan Negeri (Kejari) Marabahan memusnahkan barang bukti (barbuk) dari perkara tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Barbuk yang dimusnahkan tersebut berasal dari perkara periode November dan Desember 2017 hingga Januari dan Pebruari 2018.

Pembukaan pemusnahan barbuk

Dari pantauan, pemusnahan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 Wita di halaman Kejari Marabahan (29/03). Barbuk yang dimusnahkan berasal dari 74 perkara terdiri dari 63 perkara berupa narkotika dan carnophen/zenith, serta 11 perkara kepemilikan senjata tajam (sajam).

Sementara jumlah barbuk yang dimusnahkan terdiri dari shabu 2 gram, carnophen 59.452 butir, dextro 620 butir, dan 11 sajam.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Marabahan, Yuniken Pujiastuti SH MHum mengatakan, pemusnahan bertujuan untuk pelaksanaan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) agar semua perkara menjadi tuntas dan lengkap serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dari perkara yang sudah inkrah maka barbuknya akan kita laksanakan pemusnahan seperti ini sekaligus untuk menghindari penumpukan,” katanya.

11 sajam juga dimusnahkan

Yuniken menguraikan, perkara carnophen adalah perkara yang paling menonjol di Kabupaten Batola. Untuk tahun 2017 jenis perkara ini berjumlah 176 perkara atau sebesar 90 persen dari jumlah perkara seluruhnya.

“Untuk itu, perkara ini hendaknya menjadi perhatian kita bersama terutama terkait peredaran narkotiba dan obat jenis carnophen serta dektro,” katanya.

Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Batola, H Soemarjo mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pihak Kejari Marabahan ini. Dia berharap masyarakat dan para penegak hukum terus saling bersinergi melakukan pengawasan tindak kejahatan terutama terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“Pengawasannya hendaknya bisa dilakukan secara sinergi jika ada tindak pidana sejenis ini untuk segera melaporkan ke aparat umum,” katanya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.