Lomba Kesenian Tradisional Turut Semarakkan Hardiknas

DISDIK.Halaman Kantor Bupati Barito Kuala (Batola), Rabu (26/04), dipenuhi para siswa TK, SD, dan SLTA/sederajat se-Batola. Mereka mengikuti berbagai kegiatan, lomba, dan pertandingan olahraga dalam rangkaian memeriahkan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2017, 2 Mei mendatang. Di antara cabang olahraga yang dipertandingkan seperti atletik, bulutangkis, karate, pencak silat, menyanyi solo, baca puisi, menghafal pancasila, menghafal surah pendek, seni tari, musik tradisional, gitar solo, debat berbahasa Indonesia, story telling, cipta dan baca puisi, serta cipta cerpen.
Menariknya, kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah Ir H Supiryono ini juga memperlombakan aneka permainan trandisional seperti membawa kelereng dalam sendok, tarik tambang, lomba lari dalam karung, engkrang, badaku, batimprak, dekel/sihi, main tali, serta pertunjukan mamanda dan madihin.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Batola Hj Harliani mengatakan, tujuan dilaksanakannya lomba selain untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang olahraga dan seni juga dalam upaya membina dan mempersiapkan kader olahragawan dan seniman sejak usia sekolah.
Di samping itu, sambung Harli, melalui kegiatan diharapkan dapat mengembangkan jiwa, rasa sportivitas, kompetisi, rasa percaya diri, tanggungjawab, budaya hidup sehat, serta menumbuhkan semangat nasionalisme bagi para siswa.
Bupati Batola H Hasanuddin Murad melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ir H Supriyono MIP menyatakan, kegiatan ini selain memberi kesan positif dalam memaknai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) juga bermanfaat dalam menanamkan kecintaan terhadap seni, budaya dan olahraga sejak usia sekolah.
Terkait dengan lomba permainan tradisional, bupati melalui sekda sangat menyambut gembira. Karena di zaman yang serba maju dan moderen seperti sekarang permainan tradisional mulai dilupakan anak-anak dan generasi muda.
Bupati juga memberi apresiasi dengan dilombakannya penghafalan Pancasila dan Surah Pendek Al-Qur’an yang menurutnya sangat baik dalam rangka menanamkan rasa cinta tanah air serta gemar membaca dan menghafal ayat suci Al-Qur’an yang merupakan kitab pedoman hidup bagi seluruh umat Islam hingga akhir zaman.
“Kepada seluruh peserta dan para guru serta tenaga pendidik agar dapat menjadikan momen ini tidak hanya untuk mengejar kemenangan namun yang lebih utama dijadikan sebagai pemacu untuk menggali bakat dan potensi para siswa,” harapnya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.