Rakornas Sambil Berstudi Wisata

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) I se-Indonesia diselenggarakan di Makassar.
Kegiatan yang dibuka Direktorat Jenderal (Dirjen) Dukcapil, Zudan Arif Fakrullah, di Hotel Fourpoints by Sheraton Jalan Andi Djemma, Kamis (07/02) malam, ini dihadiri para kepala daerah dan jajaran Disdukcapil se-Indonesia termasuk Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS didampingi Kadisdukcapil Jakuinuddin.
Selain membuka Rakornas Dukcapil, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah juga memperkenalkan beberapa terobosan baru yang akan diterapkan yakni Dukcapil Berbasis Digital.
“Hari ini kita sudah lounching memulai membuka dan menerapkan dukcapil berbasis digital seperti penandatangan digital dalam dokumen kependudukan untuk akta lahir dan kartu keluarga,” katanya sembari menyatakan, ke depan minimal akan ada empat yang akan dilakukan lagi seperti akta kelahiran, akta kematian, kartu keluarga dan surat pindah.
Zudan Arif juga mengutarakan, perbedaan yang signifikan diterapkannya dukcapil berbasis digital ini. Ia juga mengutarakan keuntungan diterapkannya sistem ini.
“Kalau dulu dokumen dicetak dulu baru ditandatangani, sekarang ditandatangani dulu dalam i-phed dalam bentuk PDF baru dicetak. Oleh karena itu tandatangannya bisa sambil kerja,” terangnya seraya menyebut rakornas seperti ini bisa dilakukan sambil rapat-rapat melalui aplikasi khusus yang disusun.
Dirjen Dukcapil itu mengutarakan, keuntungan penggunaan digital bisa dilakukan dimana pun. “Jadi penerapan ini bisa dilakukan dimana pun dan tidak harus di kantor. Definisinya adalah dengan tandatangan digital kantor dukcapil ada dimana-mana tidak terbatas di kantor resminya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Batola, Jakuinuddin, menyambut baik adanya lounching
diterapkan sistem Dukcapil Berbasis Digital. Ia berharap pola ini nantinya bisa diterapkan di Batola.
Walau pun, diakuinya, penerapan sistem baru ini merupakan tantangan besar dalam upaya meningkatkan pelayanan sebagai konsekuensi logis dinamika tuntutan masyarakat dan menjaga sistem administrasi kependudukan.
Rakornas Dukcapil ini dihadiri lebih dari 2 ribu peserta se-Indonesia. Bersamaan pembukaan juga laksanakan Awarding bagi Disdukcapil berprestasi.
Sambil menunggu kegiatan, kunjungan Bupati Hj Noormiliyani ke Makassar ini juga dimanfaatkan melakukan study wisata ke lokasi wisata Rammang-Rammang yang berada di Desa Salendrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, Sulsel.
Lokasi yang dikunjungi ini sebagian geografisnya memiliki kemiripan dengan kondisi lahan yang terdapat di Desa Kuala Lupak Kecamatan Tabunganen yakni terdapat kawasan tambak budidaya ikan.
Untuk menuju wisata Rammang-Rammang ini Bupati Noormiliyani didampingi Kadisdukcapil Batola Jakuinuddin dan rombongan menempuh perjalanan mobil sekitar 45 menit dilanjutkan menumpang klotok menyusuri Sungai Pute sekitar 30 menit dari dermaga 1 hingga dermaga 3.
Bupati Hj Noormiliyani mengatakan, banyak hal yang terdapat di Rammang-Rammang ini bisa diterapkan di Kuala Lupak terutama terkait upaya pengembangan desa tertinggal.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.