2020, Tamansari Bunga Tembus Pisak

Memasuki hari kesembilan Ramadhan 1440 Hijriyah Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS melakukan kunjungan safari ke Desa Sungai Telan Besar Kecamatan Tabunganen.
Dalam kunjungan ini bupati perempuan pertama di Kalsel ini didampingi Camat Tabunganen dan para pimpinan SKPD menyempatkan meninjau jalan yang menghubungkan antara Tabunganen Kecil ke Desa Pisak.
Menurut rencana tahun 2020 Pemkab Batola akan menambah panjang ruas jalan Taman Sari Bunga (jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Tamban – Mekarsari – Tabunganen) ini hingga Desa Pisak. Saat ini Jalan Taman Sari Bunga ini baru Desa Tabunganen Kecil (Tabunganen Kerukan).
Usai meninjau jalan, bupati yang mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini melanjutkan kegiatan safari Ramadhannya di Mesjid Nurul Jannah. Di kunjungan safari ini bupati menyerahkan bantuan untuk mesjid sebesar Rp25 masing-masing Rp15 juta dari Pemkab dan Rp10 juta dari Bank Kalsel Cabang Marabahan.
Di kesempatan safari ini pula bupati juga memberikan 26 bingkisan untuk pengurus pengurus mesjid, imam serta khatib dari ibu-ibu peduli sosial.
Noormiliyani menjelaskan kegiatan Safari Ramadhan yang ia laksanakan ini sengaja dilakukan pagi hari. Mengingat sore hari ia ingin mendampingi keluarga berbuka puasa.
Noormiliyani menyadari, selaku perempuan, di sela kesibukan sebagai pejabat juga memiliki tanggungjawab terhadap anak dan suami. Karena itu ia memohon maaf dan meminta izin serta pengertian tidak bisa melaksanakan buka puasa bersama dan shalat Magrib berjamaah.
“Bagi saya berbeda waktu itu tidak mengapa, yang terpenting niat silaturahmi dan ukuwah itu yang menjadi esensi utama dari pertemuan,” katanya.
Di kesempatan safari ini Noormiliyani juga menyinggung pelaksanaan pemilu yang baru berakhir. Tinggal hasilnya menunggu perhitungan yang akan dilaksanakan KPU Pusat 22 Mei 2019 depan.
Noormiliyani juga meminta masyarakat untuk mengakhiri segala bentuk perdebatan dan pertingkaian. Kepada yang terpilih sebagai anggota legislatif ia minta tak perlu jumawa berlebihan. Sedangkan bagi yang belum terpilih diharapkan bersikap legowo karena semuanya sudah merupakan ketentuan dari Allah SWT.
Sementara kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita dan berbagai elemen lainnnya, isteri mantan Bupati Batola H Hasanuddin Murad ini mengimbau agar memberikan penyadaran kepada masyarakat.
Sedangkan kepada masyarakat Batola, bupati minta untuk mewaspadai terhadap provokasi, hasutan, ajakan, informasi maupun pemberitaan yang bisa memecah belah persatuan. Lebih-lebih jika melihat pengalaman kerusuhan yang terjadi 23 Mei 1997 silam melanda Banjarmasin yang menyebabkan lumpuhnya perekonomian.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.