Batola akan Terapkan Tukin

Wakil Bupati (Wabup) H Rahmadian Noor mengutarakan, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) akan memberlakukan tunjangan berbasis kinerja.
Pernyataan Rahmadian Noor ini dilontarkannya pada saat membina Upacara Bendera Awal Bulan di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (01/07/2019).
“Kita baru saja berkonsultasi ke Kemen-PAN –RB, insya Allah Oktober nanti kita akan memberlakukan tunjangan berbasis kinerja (tukin) atau yang di Perbub itu disebut tambahan penghasilan pegawai,” tukasnya sembari menambahkan, dengan diberlakukannya tukin atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) maka tidak ada lagi tunjangan daerah (Tunda).
Mantan anggota DPRD Batola ini menerangkan, dengan diberlakukannya Tukin maka penghasilan tambahan yang didapat sangat tergantung dari hasil kinerja yang dilaksanakan pegawai.
“Semakin tinggi hasil yang didapat berarti proses pencapaian kinerja semakin tinggi juga. Sebaliknya semakin malas pegawai dalam bekerja dengan sendirinya semakin rendah pula penghasilan tambahan yang didapatkan,” paparnya.
Wabup mengutarakan, salah satu komponen cukup tinggi dalam menunjang penghitungan TPP menyangkut kehadiran pegawai termasuk di dalamnya mengikuti apel dan acara-acara yang mencapai 40 persen.
Ia menuturkan, ketepatan waktu dalam absensi masuk maupun pulang turut menentukan prosentasi kehadiran. Jika kehadiran atau kepulangan tidak tepat waktu hasilnya tetap terhitung dan terakomolasi yang otomatis mengurangi tingkat kehadiran dalam sebulan.
Di kesempatan upacara ini, wabup yang akrap disapa pak Rahmadi ini juga menyinggung tentang seragam pegawai. Ia menilai ASN Batola kurang seragam terhadap warna pakaian serta atribut seperti lambang daerah, ikat pinggang, tanda pengenal, dan lainnya banyak yang tidak terpasang.
Dalam upaya menyeragamkan pakaian dan atribut ini, Rahmadi mengutarakan, tahun ini Pemkab Batola akan mengadakan seragam dinas beserta seluruh kelengkapannya termasuk atribut dan pangkat. Ia menilai, keseragaman pakaian dan atribut ini penting karena menyangkut identitas daerah di samping sesuai instruksi Pemprov Kalsel yang sudah lebih awal menerapkannya.
Saking menilai pentingnya seragam dan kelengkapan, wabup nantinya, mewajibkan selain ASN juga honorer untuk menerapkan. Bahkan ia berjanji akan melengkapi pemberian pangkat supaya bisa dikenali.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.