Batola Runner Up II Putri Otonomi Daerah

Kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia/Apkasi Otonomi Expo 2019 (AOE19) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) 3 – 5 Juli 2019 berhasil mengukir prestasi bagi Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Peserta Putri Otonomi Daerah dari Batola, Helda, berhasil meraih Runner Up II di AOE19 ini. Wakil 1 Diang Batola tahun 2017 ini mampu meraih prestasi teratas dari 41 kabupaten yang mengikuti. Raihan Galuh Kalimantan Selatan tahun 2017 hanya terpaut sedikit dari peserta Kabupaten Sidoarjo yang menempati juara I dan peserta dari Kutai Barat yang menempati Runner Up I.
Seperti diketahui, Apkasi menggelar Otonomi Expo di JCC. Acara yang dibuka Menkopolhukam, Wiranto, ini menampilkan pameran expo, executive dialogue dan business matching forum, workshop yang mengangkat isu city branding, fiel trip, pertunjukan seni budaya daerah, zona kuliner nusantara, film festival, dan pemilihan Putri Otonomi Daerah.
Pembukaan AOE19 ini juga dihadiri Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS. Bupati perempuan pertama di Kalsel ini bahkan sempat menyambangi gelar expo yang ditampilkan daerahnya serta melakukan foto bersama.
“Alhamdulillah berkat usaha dan doa masyarakat Batola akhirnya mampu menghantarkan peserta kita Helda meraih juara III,” tulis Kabag Humpro Setda Batola, Hery Sasmita di laman WA Group Humpro Batola.
Tujuan digelarnya AOE19 untuk mendorong promosi potensi daerah serta menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan dan daya saing ekonomi daerah. Kegiatan yang mengambil tema “Kemitraan Bisnis untuk Peningkatan Ekonomi Lokal Berkelanjutan” ini dimanfaatkan para bupati yang tergabung dalam Apkasi untuk memperkenalkan dan memasarkan potensi daerah masing-masing.
AOE19 di JCC Senayan Jakarta ini setidaknya diikuti 154 perwakilan dari 337 stand yang tersedia. Di tengah era persaingan ini Apkasi terus mendorong 416 pemkab untuk terus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing di pasar lokal, regional, dan internasional.
Kegiatan ini dihadiri tidak kurang dari 10.000 pengunjung potensial yang berasal dari pelaku usaha maupun investor dalam dan luar negeri serta para pebisnis untuk mendapatkan akses perdagangan dan investasi.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.