Rumah UMKM Berfungsi Tempat Pemasaran

Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS menyambut gembira atas berdirinya Rumah UMKM PLUT (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Pusat Pelayanan Usaha Terpadu (PLUT) yang ada di Terminal Handil Bhakti.
“Jadi keberadaan Rumah UMKM PLUT ini nanti bisa berfungsi menampung segala produk yang dihasilkan seluruh pelaku UMKM maupun masyarakat yang ada di Kabupaten Batola,” ucapnya kepada wartawan usai meresmikan Rumah UMKM PLUT, Jumat (12/07/2019).
Noormiliyani mengatakan, Rumah UMKM PLUT Terminal Handil Bhakti ini selain berfungsi sebagai etalase dan tempat jualan juga bisa bekerja sama dengan instansi dan kelembagaan yang mengikuti even-even yang membutuhkan keberadaan produknya.
“Jadi seandainya ada even di luar daerah yang melibatkan pemda atau organisasi wanita dan lainnya yang membutuhkan keberadaan UMKM ini bisa nantinya dilibatkan,” paparnya.
Menyinggung produk-produk yang ada di Rumah UMKM Terminal Handil Bhakti yang ada sekarang, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini mengakui secara bertahap memang perlu peningkatan baik masalah packaging, mutu, cara mengolah, teknik pemasaran, manajemen dan lainnya.
“Ini memang tahap awal, ke depan kita memang menuju ke sana, makanya di sini juga tersedia tempat pelatihan,” paparnya menambahkan walau pun di Marabahan juga terdapat BLK yang bisa dikolaborasikan.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Batola Purkan mengatakan, dibangunnya Rumah UMKM Terminal Handil Bhakti ini awalnya karena pihaknya melihat keberadaan bangunan yang tidak terpakai yang dulunya sebagai tempat terminal agribisnis yang dikelola Dinas Pertanian.
Pada tahun 2018 pihaknya mengusulkan untuk memanfaatkan melalui perehaban dan pemenuhan kelengkapan lainnya sehingga sekarang bisa berfungsi untuk Rumah UMKM. Keberadaan Rumah UMKM Terminal Handil Bhakti ini, sebut Purkan, bisa dimanfaatkan oleh seluruh pelaku usaha yang ada di Batola.
Mengingat, lanjut dia, fungsi Rumah UMKM Terminal Handil Bhakti ini selain untuk memasarkan hasil produk juga bisa dimanfaatkan tempat koordinasi. Makanya keberadaannya juga menyediakan tempat pelatihan.
“Saya kira keberadaan tempat ini nanti sangat potensial, lebih-lebih melihat keberadaan UMKM di Batola yang jumlahnya ribuan, khususnya usaha mikro,” paparnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.