Doakan Jemaah Haji di Tanah Suci

Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala (Batola), Hj Noormiliyani AS dan H Rahmadian Noor melaksanakan Shalat Idul Adha 1440 Hijriyah di mesjid agung Al-Anwar Maraabahan, Minggu (11/08/2019).
Noormiliyani hadir bersama sang suami H Hasanuddin Murad, sedangkan Rahmadi (panggilan Rahmadian Noor) hadir bersama isterinya Hj Saraswati Dwiputranti dan puterinya putri Shaina Khalifa. Mereka hadir sekitar pukul 07.00 Wita.
Kedua pimpinan di Bumi Ije Jela ini melaksanakan Shalat Id bersama-sama pejabat lainnya, termasuk para pimpinan SKPD, beberapa anggota DPRD dan sejumlah pegawai maupun berbagai lapisan masyarakat.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha di mesjid terbesar di Bumi Ije Jela ini diimami Ustadz HM Jabir sedangkan bertindak sebagai khatib Drs H Jajaji Jamra MPd dari Palangka Raya, Kalteng.
Dalam kesempatan Shalat Id ini, Bupati Hj Noormiliyani AS dan Wakil Bupati H Rahmadian Noor atas nama pribadi, keluarga beserta seluruh jajaran Pemkab Batola mengucapkan selamat Idul Adha 1440 Hijriyah dan mohon maaf lahir bathin.
“Inilah hari besar kemanusiaan dan keimanan yag ditandai penyembelihan hewan kurban untuk mengenang peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim alaihisalam setelah beliau menerima wahyu ilahi yang memerintahkan beliau menyembelih putranya Ismail alaihisalam,” kata bupati melalui Wabup H Rahmadian Noor.
Di kesempatan Idul Adha ini bupati juga mengajak untuk menjadikan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta kepedulian terhadap sesama, sehingga berdampak pada hikmah sosial dan strategis dalam upaya membangun kebersamaan dan pemerataan dalam ikatan solidaritas dan kesetiakawanan sosial.
Melalui momentum Idul Adha yang penuh berkah pula, bupati mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan seluruh jemaah haji yang tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci, khususnya dari Kabupaten Barito Kuala agar diberikan kekuatan, pertolongan dan kemudahan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat serta menjadi haji yang mabrur.
“Pada saat ini orang tua kita, saudara-saudara kita, kerabat dan sahabat kita telah melewati salah satu rukun haji sebagai ritual yang cukup berat yakni wukuf di padang Arafah,” katanya.
Sementara itu, khatib H Jajaji Jamra MPd dalam khutbahnya mengupas dari pelaksanaan ibadah kurban yang intinya mengandung hikmah dari ketaatan kepada orangtua sebagai wujud ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Untuk itu, khatib yang juga Kasubag TU UIN Palangka Raya ini mengajak para jemaah untuk senantiasa taat dan menghormati orangtua agar bisa selamat dunia dan akhirat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.