Batola Gelar Upacara Harjad ke-69 Provinsi

Rabu (14/08/2019) hari ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menggelar Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-69. Jika Pemprov menghiasi peringatan dengan semarak yang berisi berbagai rangkain, sementara bagi kabupaten/kota diisi dengan menggelar upacara.
Di Kabupaten Barito Kuala (Batola) Peringatan Harjad ke-69 Provinsi Kalsel diisi dengan menggelar upacara di halaman Kantor Bupati.
Upacara yang mengenakan seragam batik/sasirangan ini diikuti para anggota forkopimda, pimpinan dan pengurus organisasi wanita, dan seluruh ASN lingkup Pemkab Batola. Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakil Bupati (Wabup) H Rahmadian Noor.
Upacara ini berisi pembacaan teks Pancasila, Sejarah Singkat Hari Jadi Provinsi Kalsel, dan pembacaan Pembukaan UUD 1945.
Saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Rahmadian Noor mengharapkan, momentum harjad hendaknya dijadikan inspirasi untuk membangun banua secara bersama.
Sesuai tema Harjad “Barakat Tugul, Banua Unggul” gubernur mengajak seluruh jajaran pemerintahan, lapisan masyarakat dan seluruh komponen untuk terus bergerak dengan rajin, giat dan fokus sesuai peran dan fungsi masing-masing demi mencapai keberhasilan pemerintahan dan pembangunan yang lebih baik di banua Kalsel.
“Dalam bidang apa pun tiada kata sukses atau berhasil jika kita tidak rajin, tidak fokus dan tidak giat. Jika tugul dalam melakukan sesuatu, insya Allah keberhasilan akan didapatkan. Dengan barakat tugul kita menatap ke depan dengan rasa percaya diri, optimis dan yakin untuk mewujudkan Kalsel Mapan,” ungkapnya.
Saat ini, sebut gubernur, pihaknya bersama seluruh jajaran pemprov dan kabupaten/kota mampu mencapai hasil pembangunan yang cukup menggembirakan, di antaranya ekonomi tumbuh positif dan stabil, ketahanan pangan semakin mantap, menurunnya angka kemiskinan, berkembangnya sektor pariwisata, serta berbagai infrastruktur yang terus dibangun.
Gubernur mengatakan, di tahun 2019 ini Kalsel membangun beberapa jembatan seperti jembatan di Kayutangi dan jembatan Sungai Tabuk.
“Insya Allah bulan Oktober nanti pengembangan bandara Syamsudin Noor juga akan selesai dan akan menjadi satu di antara bandara di Indonesia yang termegah dan terbaik dengan bahan bertarap internasional.
Di samping itu, lanjutnya, fasilitas-fasilitas untuk kepentingan publik terus dibangun dan tingkatkan. Sekarang masyarakat sudah bisa menikmati Bus RAPID Transit (BRT).
Dikatakan, sarana transportasi umum yang nyaman dan murah ini akan memudahkan masyarakat yang ingin bepergian dari Banjarmasin ke Banjarbaru atau sebaliknya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.