Wabup Apresiasi HUT Marabahan

Dalam rangka menyemarakan Hari Jadinya (Harjad) ke-24 tanggal 23 Agustus 2019, pihak Kecamatan Marabahan melaksanakan aneka kegiatan seperti senam massal, donor darah, dan cek kesehatan gratis.
Sabtu (24/08/2019) pagi, pihak Kecamatan Marabahan menggelar Jalan Sehat berhadiah bagi pelajar SD, tes Inpeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk kanker serviks gratis, serta penampilan Marabahan’s Got Talent bagi pelajar SD se-Marabahan. .
Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola) H Rahmadian Noor sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pihak Kecamatan Marabahan dalam menyemarakan Peringatan ke-24 Harjad Marabahan.
Wabup mengatakan, Kecamatan Marabahan sebagai ibu kota Kabupaten Barito Kuala sudah seharusnya menjadi contoh dan tauladan bagi kecamatan-kecamatan lainnya dalam hal apa saja. baik dari pembangunan bersifat fisik maupun non fisik.
Mantan anggota DPRD Batola ini mengakui, dari 17 kecamatan di Batola tidak semua pernah melaksanakan perayaan hari jadinya. “Jadi kita harapkan para camat lainnya bisa menampilkan kreasi apa yang bisa ditonjolkan dalam memperingati hari jadi kecamatannya,” ucap wabup.
Mengingat lanjut dia, dari kreasi yang ditampilkan tidak menutup kemungkinan diadopsi menjadi acara kabupaten atau pada skala lebih tinggi seperti tingkat provinsi bahkan nasional yang pada gilirannya bisa menjadi semacam destinasi wisata seperti dari Kecamatan Mekarsari berupa Festival Nanas.
Untuk Kecamatan Marabahan yang merupakan ibu kota kabupaten, menurut wabup, sudah sewajarnya sebagai menjadi tempat destinasi. Untuk itu dalam waktu dekat akan diluncurkan wisata susur sungai, sedangkan di Desa Antar Baru, Antar Raya, Karya Maju dan Sido Makmur akan ditetapkan sebagai kawasan agrowisata.
Menyinggung pelaksanaan Marabahan’s Got Talent, wabup yang akrap disapa pak Rahmadi ini mengucapkan terima kasih atas inisiatif Camat Marabahan dalam menggali bakat-bakat dan potensi para pelajar SD di Marabahan.
Mengingat, sebut dia, tidak tertutup kemungkinan terdapat anak yang berbakat namun terpendam lantaran tidak memiliki kesempatan dalam menyalurkan maupun karena tidak berani tampil. “Saya sendiri tergolong anak yang tidak memiliki keberanian untuk tampil ke depan,” ucapnya.
Karena itu, ia mengajak para orangtua maupun guru untuk mendukung dan mensupport anak-anak dalam mengembangkan minat dan bakat. Mengingat, sebutnya, pada saat dewasa tidak tertutup kemungkinan akan menjadi penopang kehidupan atau pekerjaan mereka.
Wabup juga mengingatkan para orangtua untuk terus mengawasi anak agar jangan sampai terjerumus kepada pergaulan yang salah serta memberikannya pendidikan agama yang seimbang agar bisa menjadi benteng dari pengaruh-pengaruh negatif.
Camat Marabahan, Eko Purnama Sakti mengatakan, Marabahan’n Got Talent dilaksanakan dalam upaya menyalurkan bakat dan minat anak sehingga dapat sejak dini potensi yang dimiliki mereka.
Eko sendiri tidak menyangka ternyata acara ini mendapat sambutan antusias. Terbukti dari kegiatan yang dilaksanakan terdapat 70 anak yang mendaftar dengan penampilan beragam seperti menyanyi, pianika, sulap, membaca puisi, fashion show, karate, bercerita, pantun, pantomim, pidato, menari, dan lainnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.