Batola akan Miliki Varietas Anggur Sendiri

Bersamaan Puncak Peringatan Hari Jadi ke-25 Kecamatan Marabahan, Sabtu (31/08/2019), Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS meresmikan Kawasan Pengembangan Kawasan Agrowisata di Kecamatan Marabahan.
Peresmian berisi penandatanganan dan penyerahan SK Penetapan Kawasan Perdesaan Agrowisata meliputi 4 desa yakni Antar Baru dengan pengembangan sayur mayur, semangka, rambutan, dan kelengking, Desa Karya Maju dengan budidaya anggur, Desa Sido Makmur budidaya jambu merah, durian dan jagung, sedangkan Desa Antar Raya menerapkan budidaya madu kelulut, tanaman sriwangi beserta hasil olahannya dan semangka.
Di sela acara bupati dan rombongan juga meninjau dan mencicipi hasil budidaya madu kelulut. Rombongan juga meninjau pengembangan bibit anggur yang dilakukan Kepala Desa Karya Maju, Nurmanto.
Bupati perempuan pertama di Kalsel ini pun sangat terkesan dan bangga atas keberhasilan yang dilakukan Kades Karya Maju, Nurmanto. Ia pun sangat mengapreasi upaya yang telah dilakukan Kades Karya Maju ini.
Ia berharap langkah yang dilakukan Nurmanto ini bisa memberikan andil bagi masyarakat yang lain agar turut mengembangkan.
“Kita akan coba kawinkan antara varietas yang berasal dari Belgia dan Ukraina. Hasil perkawinan nantinya akan kita namakan Anggur Batola sehingga kita punya varietas anggur sendiri,” ucapnya.
Kades Karya Maju ini bercerita, sebelum memprogramkan pengembangan anggur ia pernah melakukan kunjungan ke Jepang. Dari penelitian ternyata memungkinkan untuk dikembangkan sepanjang varietas yang dipilih cocok dengan iklim.
Nurmanto menjelaskan ia sendiri sudah menanam anggur ini di Banjarbaru dan ternyata telah berbuah. Sedangkan yang di Karya Maju ini masih tahap uji coba. Setelah dikawinkan melalui serbuk dan berbunga baru dipindah ke lahan perkebunan saat musim panas.
“Target kita 5 tahun akan berhasil. Bibit yang ada ini sejumlah 300 pohon yang akan dibudidayakan di lahan satu hektar,” ucapnya sembari mengatakan, warga yang lain juga akan menggalakan di rumah-rumah mereka sehingga hasilnya bisa lebih banyak.
Camat Marabahan, Eko Purnama Sakti mengatakan, apa yang dilakukan ini dalam upaya memberi contoh bagi yang lainnya. Upaya yang dilakukan ini, harapnya, agar Kecamatan Marabahan bisa berkembang dari keunggulan-keunggulan yang dimiliki sehingga bisa dikenal bukan saja di level regional bahkan nasional.
“Harapan kita jika di Jawa ada petik madu di sini ada petik kelulut, kalau di Jawa ada petik apel di sini ada petik anggur,” harap Eko.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.