Festival Hijau III Semarak

Panggung Gelora Marabahan, Kamis (17/10/2019) pagi, benar-benar semarak. Rantusan anak-anak berkumpul di kawasan itu untuk menghadiri Festival Hijau yang diselenggarakan Forum Komunitas Hijau (FKH) Ije Jela Bahalap ke-3 tahun 2019.
Aneka lomba, kreasi dan pertunjukan menghiasi kegiatan tahunan ini. Beberapa gelaran itu di antaranya lomba karnaval busana daur ulang, lomba mewarna dan lomba menggambar, pertunjukan musik dari group Band JEF, fashion show karnaval, dan lainnya.
Menariknya, acara ini diikuti peserta dari anak TK, SD, SMP hingga SMA yang pesertanya bukan saja dari Batola namun bahkan dari kabupaten lain seperti Kandangan (HSS), Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin.
Acara yang juga dihadiri para anggota forkopimda, Pj Sekda Batola H Abdul Manaf, Ketua TP-PKK Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, dan para pimpinan SKPD ini dibuka Bupati Batola Hj Noormiliyani AS.
Sebelum acara dimulai terlebih dahulu dilakukan penyematan peserta festival secara simbolis oleh Bupati Hj Noormiliyani kepada masing-masing perwakilan.
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS berharap, kegitan ini selain wujud kepedulian dan peran aktif dalam mendukung gerakan Pemprov Kalsel juga dalam upaya menata suasana lingkungan yang teduh, sejuk, indah, bersih dan sehat.
Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu juga mengharapkan kegiatan yang diselenggarakan dapat menggugah kesadaran sekaligus menanamkan rasa kecintaan terhadap lingkungan bagi anak-anak selaku generasi penerus akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup yang bersih dan sehat terutama dalam mendukung suksesnya kemajuan pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Batola agar senantiasa berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Menyinggung tentang FKH, menurutnya, green community (komunitas hijau) merupakan salah satu hal penting dalam pengembangan kota hijau mengingat keikutsertaan masyarakat sebagai jejaring komunitas dapat menjadi motor penggerak utama gerakan hijau serta pembawa perubahan.
“Saya berharap FKH dapat memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya kota hijau bagi keseimbangan fungsi kota yang berkelanjutan, menampung aspirasi masyarakat tentang pentingnya kota hijau serta mengajak untuk memanfaatkan RTH sekaligus berperan aktif dalam peningkatan kualitas dan kuantitas RTH kawasan perkotaan,” harapnya.
Sebelumnya, Panitia Pelaksana mengatakan, tujuan digelarnya Festival Hijau dalam upaya melibatkan masyarakat dalam mewujudkan kota yang hijau dan nyaman di samping memberikan kesempatan ruang berekspresi bagi masyarakat, membangun kesadaran dan kepedulian dalam menjaga hijau dan merawat lingkungan agar terwujud rasa nyaman, indah, dan lestari, serta menggalang dukungan pihak lainnya baik pemerintah, swasta, kelompok masyarakat dalam mewujudkan Batola yang ramah lingkungan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.