Perajin Anyaman Dibekali Pelatihan

Dekranasda Kalsel menggelar Pelatihan Teknologi Proses, Desain, dan Diversifikasi Produk Anyaman bagi Perajin IKM Anyaman se-Kalsel, Selasa (08/10/2019).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Bahalap Kantor Bupati Barito Kuala (Batola) ini sedikitnya diikuti 20 peserta yang tergabung dalam IKM se-Kalsel.
Kegiatan yang menghadirkan instruktur berasal dari tenaga ahli yang bergerak dalam bidang kerajinan Provinsi DI Yogyakarta Teguh Henriyanto ini bertujuan untuk memberikan mengenai cara pemanfaatan sumber daya atau bahan baku secara optimal.
Selain itu, peserta juga diberikan pengetahuan mengenai cara memproduksi anyaman yang baik untuk menghasilkan kerajinan yang lebih berkualitas serta mempu mengembangkan produk dan meningkatkan nilai jual.
Tak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman untuk menghitung harga pokok produksi yang dihasilkan, meningkatkan partisipasi IKM dalam penyediaan kerajinan, meningkatkan motivasi, partisipasi dan aktivitas masyarakat, serta mengembangkan kawasan kerajinan berbasis sumber daya lokal.
Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin dalam sambutan tertulis disampaikan Ketua Dekranasda Kabupaten Batola Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor saat membuka kegiatan mengatakan, potensi industri kerajinan anyaman di Kalsel cukup besar dan konsentrasi populasinya tersebar merata hampir di seluruh kabupaten dan kota.
Usaha ini, sebut Ketua Dekranasda yang juga Ketua TP-PKK Provinsi Kalsel itu, tumbuh dan berkembang cukup cepat dan responsif terhadap tuntutan pasar. Akan tetapi pertumbuhan dan perkembangan usaha industri kerajinan anyaman ini belum diimbangi dengan kualitas dan desain serta pewarnaan yang benar-benar sesuai dengan keinginan pasar pada umumnya di samping belum adanya upaya untuk menginisiasi diversifikasi produk dan desain yang lebih unik dan futuristic serta menggunakan warna sebagaimana yang diisyaratkan oleh konsumen.
Pada bagian lain sambutan Ketua Dekranasda Kalsel yang disampaikan Ketua Dekranasda Batola yang juga Ketua TP-PKK Batola ini juga menyinggung perlunya upaya membangun kluster industri dalam mendorong peningkatan kualitas kerajinan anyaman di Kalsel.
Sehingga mata rantai proses produksi dapat diperluas dan struktur industri kerajinannya dapat diperkuat melalui kerja keras dan keseriusan para pelaku usaha dapat berusaha secara terstruktur, terkait dan dalam koridor saling mendukung dan saling menguntungkan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.